Pernahkah kamu membayangkan terbangun pada abad ke-4 atau ke-5 Hijriah, lalu mendapati bahwa hampir seluruh dunia Islam telah berada di bawah panji-panji kekuasaan Syiah?
Periode ini oleh para sejarawan dikenal sebagai “Abad Syiah”, sebuah fase sejarah yang aneh dan langka, di mana kekuasaan politik Sunni hampir lenyap dari jantung dunia Islam!
📜 Pemandangannya benar-benar mengejutkan:
Jika kamu melihat peta Timur Tengah pada masa itu, kamu akan mendapati bahwa seluruh “jantung” wilayah Islam berdenyut di bawah kekuasaan Syiah, sementara kaum Sunni terdesak hingga ke ujung-ujung terjauh, terjepit di antara dua rahang penjepit:
1️⃣ Di Mesir, Maghrib, dan Afrika Utara:
Berdiri megah Dinasti Fatimiyah (Syiah Ismailiyah), dengan kekuatan yang menjulang tinggi.
2️⃣ Di Irak dan Iran:
Dinasti Buwaihiyah (Syiah Dua Belas Imam dari Persia) menguasai segalanya, bahkan mereka masuk ke Baghdad dan mengendalikan istana khilafah.
3️⃣ Di Syam dan Jazirah Eufrat:
Berdiri emirat-emirat Arab Badui yang memeluk Syiah dan menguasai Mosul, Aleppo, dan Palestina
(seperti Hamdanid, Mirdasid, Bani Uqail, dan keluarga Al-Jarrah).
4️⃣ Di Bahrain dan wilayah timur Jazirah Arab:
Muncul kaum Qaramithah (Syiah Bathiniyah) yang memutus jalur haji dan bahkan mencuri Hajar Aswad!
Sementara itu Yaman, Hijaz, dan Najd berada di bawah kekuasaan Syiah Zaidiyah.
😲 Ironi paling aneh:
Khalifah Abbasiyah (Sunni) kala itu hanyalah seorang “pegawai” di bawah para sultan Buwaihiyah yang Syiah!
Mereka mengangkat dan memberhentikannya sesuka hati, dan ia tidak memiliki kekuasaan apa pun selain nama dan doa.
🏳️ Lalu, ke mana perginya kaum Sunni?
(Sebagai “penjaga wilayah pinggiran”)
Tidak tersisa bagi kekuasaan Sunni yang merdeka kecuali wilayah-wilayah pinggiran yang sangat jauh:
-
Di ujung timur:
Dinasti Ghaznawiyah (di Afghanistan dan India), bermazhab Hanafi dan berhaluan Salafi. -
Di ujung barat:
Bani Umayyah di Andalusia, bermazhab Maliki dan berhaluan Salafi.
🔄 Bagaimana keadaan ini bisa berbalik?
Peta ini tidak berubah kecuali setelah munculnya kekuatan baru dan mengejutkan dari timur: Bangsa Seljuk.
Suku-suku Turki Sunni yang militan ini bergerak seperti badai, menghancurkan Buwaihiyah di Baghdad, menumbangkan emirat-emirat Arab Syiah di Syam, dan menggambar ulang peta kekuasaan.
Mereka pun membuka jalan bagi Dinasti Zanki, lalu Shalahuddin Al-Ayyubi, yang akhirnya menyelamatkan Mesir dan Yaman dari pengaruh Syiah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar